Unik....di Jepang Bisa Mencoba Pakaian Tanpa Mengenakan Pakaian Sesungguhnya


Mulai 22 Juli mendatang sampai dengan 6 Agustus, Toshiba Corporation bekerjasama dengan departemen store (Depato) Matsuya di Tokyo Jepang, akan menggunakan layar tampilan otomatis bagi tamu yang mau belanja yukata atau kimono di dalam depato tersebut. Jadi tamu tak perlu repot memegangt, memakai dan mencoba yukata sebelum membelinya.



"Praktis sekali alat ini dengan teknologi dari Toshiba kami membuat tamu depato jadi sangat nyaman," papar sumber Tribunnews.com pagi ini (16/7/2015).

Kecanggihan Information and communication technology (ICT) Toshiba dengan layar besar seperti manusia, didirikan di dalam depato tersebut untuk melihat pakaian mana yang pas bagi sang tamu.

Pihak sales dengan mudah mensetting pakaian yang disukai sang tamu setelah tamu menunjukkan mau yang ini atau yang itu.

Lalu tamu berdiri di depan layar LCD (Liquid Crystal Display) raksasa tersebut dan tamu bisa bergerak, gambar juga ikut bergerak, mengikuti gerak badan sang tamu seolah memakai pakain tersebut.

Yang menarik bukan hanya menggunakan bahasa Jepang tetapi juga ada bahasa China sehingga tamu-tamu dari China bisa mengkomunikasikan dengan baik dengan alat tersebut yang langsung berbahasa Chin adan menuliskan kata-kata juga dalam bahasa China.

Masih lagi ditambah insentif bagi pembeli yukata tersebut, tamu pembeli dapat satu kupon untuk minum gratis jelly buat di toko Sembikiya Nihonbashi. Toko Sembikiya adalah toko buah paling mahal dan berkualitas terbaik di Jepang saat ini. Tentu saja jumlah pembelian minimal 2000 yen atau lebih maka dapat kupon minum gratis tersebut.

Sistem lengkap penerjemahan ke bahasa China bisa digunakan antara Agustus sampai dengan pertengahan September mendatang di lima toko Matsuya International Boutiques di lantai dua.

Proyek ini juga mengincar tahun 2019, peringatan 150 tahun Matsuya dan sekaligus menyambut Olimpiade 2020 nanti dengan solusi ini diharapkan kedua pihak dapat menghasilkan keuntungan bersama dan mendapatkan kenyamanan belanja dengan baik bagi para tamunya.

Kamar virtual coba pakaian di lantai 3 mulai 22 Juli mendatang, khususnya di teras Soratoniwa dengan terjemahan bahasa China pula.

Lokasi khusus panel otomatis tersbeut terutama di toko-toko seperti Women’s Wear International Boutique, Matsuya Ginza lantai dua, Anya Hindmarch, 3.1 Phillip Lim, Jimmy Choo, Giuseppe Zanotti Design, dan toko Marni.

Toshiba yang didirikan tahun 1875, kini memiliki jaringan 590 anak perusahaan dan 200.000 karyawan di dunia. Penjualan tahunannya melewati 6,5 triliun yen