Marc Marquez mulai mempertimbangkan membuang tunggangannya saat ini, dan mengganti dengan motornya yang lama, setelah mendapat serangkaian kecelakaan hingga seri balap MotoGP ketujuh.
Seusai tes di Sirkuit Barcelona, Senin (15/6), si Bayi Alien mengaku siap kembali menggunakan motor lawasnya.
Marquez saat ini mengendarai motor Repsol Honda RC213V. Motor tersebut adalah pilihannya dari kesempatan menjajal tiga motor di pengujian MotoGP Malaysia, awal tahun lalu di mana terdiri dari motor tahun lalu, motor tes di Valencia serta motor kombinasi tahun lalu dan Valencia.
Sayang, motor pilihannya yakni motor modifikasi tahun lalu dan pengujian Valencia, malah menghadirkan sejumlah masalah yang membuatnya sudah terjatuh tiga kali. Akibatnya, Marquez makin tertinggal di klasemen pembalap oleh duo Yamaha; Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Salah satu penyakit RC213V yang tampak nyata adalah di masalah di tikungan. Terakhir Marquez kembali gagal menguasai motornya ketika terjatuh saat hendak menyalip Lorenzo di Sirkuit Barcelona dalam Grand Prix Catalunya.
"Kami masih belum memutuskan apakah kami akan menggunakan sasis 2014 di Assen (Belanda). Saat ini saya sedang melakukan diskusi untuk melihat di mana yang bisa kami kembangkan. Poin utamanya, saya merasa lebih baik dan saya rasa itu peluang yang bagus," ucapnya dilansir Crash.
"Tapi saya hanya melakukan 5-7 lap karena turun hujan dan saya tidak bisa memastikan apakah itu jauh lebih baik atau bahkan lebih buruk. Anda masih perlu mencobanya dengan ban baru, ban bekas, dan waktu yang lama. Saat ini kami tidak bisa melakukannya," sambungnya.
Soal motor lamanya, kata Marquez, nantinya akan berubah secara keseluruhan. Namun ia memastikan tunggangannya yang lama ternyata jauh lebih baik meski di awal musim ia memilih teknologi anyar Honda.
"Hal ini tidak hanya dari segi sasis lama, itu adalah sebuah paket. Sasis lama, lengan ayun baru, termasuk knalpot baru. Dan itu terlihat bisa bekerja dengan lebih baik," ujarnya.
