
Foto Aylan Kurdi menjadi gambar paling emosional yang menarik perhatian dunia. Berbagai cara dilakukan orang untuk menumpahkan respon dari kejadian itu. Patung pasir berukuran besar berbentuk seorang anak tertelungkup adalah satu dari sekian ribu respon emosional yang telah dicurahkan di seluruh dunia untuk tewas Aylan Kurdi.
Seniman India, Sudarsan Pattnaik menciptakan patung pasir bocah berusia tiga tahun di Pantai Puri, sekitar 65 kilometer dari Bhubaneswar, India Timur. Kalimat yang ditulis di bawah patung pasir "Kemanusiaan yang Terdampar...Malu..Malu..Malu" Rangkuman perasaan mengerikan yang dirasakan oleh semua orang yang telah melihat foto Aylan terdampar di pantai.
Tragedi itu memancing pengguna media sosial, banyak yang menciptakan karya seni bergerak dan pedih dalam menanggapi tragedi itu.

Aylan Kurdi, dia diajak orang tuanya melakukan perjalanan panjang berusaha menyelamatkan diri dari perang di Suriah. Niat awalnya adalah, mencari rumah yang aman, tapi nasib berkata lain, kapal fiberglass kecil yang digunakan untuk melintas laut tenggelam, Alyan, ibunnya dan saudaranya.
Tubuh balita itu kemudian terdampar di Turki. Seorang wartawan mengambil gambar dari tubuh kecil yang tertelungkup di pinggir pantai.
Dalam gambar, Aylan Kurdi tampak seperti anak seusaianya yang tertidur, bagian kakinya sedikit mengangkat, kepala miring ke satu sisi dan perut terlihat, tubuhnya basah kuyup.
"Saya tidak ingin apa-apa dari siapa pun lagi," kata ayah si bocah, Abudullah Kurdi.
Saya akan duduk dan membacanya Quran sampai aku mati, insya Allah.".

Tubuh balita itu kemudian terdampar di Turki. Seorang wartawan mengambil gambar dari tubuh kecil yang tertelungkup di pinggir pantai.
Dalam gambar, Aylan Kurdi tampak seperti anak seusaianya yang tertidur, bagian kakinya sedikit mengangkat, kepala miring ke satu sisi dan perut terlihat, tubuhnya basah kuyup.
"Saya tidak ingin apa-apa dari siapa pun lagi," kata ayah si bocah, Abudullah Kurdi.
Saya akan duduk dan membacanya Quran sampai aku mati, insya Allah.".

(sumber)